Azali Bantah Tudingan Pengeroyakan Security PT Torusganda
Azali
Rokan Hulu —Sekretaris Desa (Sekdes) Mahato, Azali, SH, angkat bicara memberikan klarifikasi terkait dugaan pengeroyokan terhadap petugas keamanan (security) PT. Torusganda berinisial MN. Azali membantah keras keterlibatan dirinya dan rekan-rekannya sebagai "oknum perangkat desa" dalam aksi kekerasan tersebut.
Dalam keterangannya di Pasir Pengaraian pada Minggu (5/1/2026), Azali meluruskan beberapa poin penting terkait peristiwa yang terjadi di Jalan Tambusai Timur tersebut.
Poin-Poin Klarifikasi Sekdes Mahato:
-Azali menegaskan bahwa kehadiran mereka di lokasi tidak bertindak sebagai perangkat desa. Pada saat kejadian, mereka tidak mengenakan pakaian dinas dan sedang menjalankan tugas di luar urusan desa.
-Kedatangan rombongan ke kawasan perkebunan didasari surat tugas resmi dari Agrinas Palma Nusantara terkait pengelolaan panen sawit di wilayah Tambusai Timur.
-Azali membantah tudingan perampasan ponsel milik korban. "Saya tidak melihat ada perampasan HP, selain ponsel milik kami masing-masing yang berada di lokasi," tegasnya.
-Azali mengklaim saat insiden fisik terjadi, dirinya tetap berada di dalam kendaraan dan tidak keluar sama sekali.
-Sebaliknya, Azali justru mengklaim bahwa korban (MN) sempat melemparkan benda ke arah mobil rombongan saat mereka hendak meninggalkan lokasi kejadian.
Azali menilai pemberitaan yang beredar sebelumnya terlalu menyudutkan dan tidak sesuai dengan fakta lapangan yang ia alami. Ia meminta semua pihak untuk tetap tenang dan mengedepankan asas praduga tak bersalah.
“Kami berharap semua pihak menghormati proses hukum yang saat ini tengah ditangani oleh Polres Rokan Hulu. Biarlah hukum yang membuktikan faktanya,” tutup Azali.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif pihak Polres Rokan Hulu untuk menggali keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti pendukung dari kedua belah pihak.
Sebelumnya diberitakan, aksi main hakim sendiri kembali terjadi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Seorang petugas keamanan (security) PT. Torusganda bernama Michael Nenggolan (26) dilaporkan babak belur dihajar tiga orang pria pada Jumat (2/1/2026). Ironisnya, dua dari tiga pelaku diduga merupakan oknum perangkat Desa Mahato.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tambusai Timur saat korban sedang menjalankan tugasnya di kawasan perkebunan perusahaan.
Berdasarkan Laporan Polisi (LP) di Mapolres Rohul pada Sabtu (3/1/2026), kejadian bermula saat sebuah mobil Fortuner hitam yang membawa alat berat memasuki kawasan PT Torusganda. Didalamnya terdapat Sekretaris Desa (Sekdes) Mahato, dua oknum Kepala Dusun (Kadus), dan seorang warga sipil.
Editor :Harun
Source : Azali